SERBA-SERBI BETERNAK CUCAKRAWA

Saat ini burung cucakrawa masih menjadi raja kicauan bagi sebagian kicaumania di negeri tercinta: Indonesia. Cucakrawa bisa disejajarkan dengan burung perkutut yang dijuluki Raja Anggungan. Dua jenis burung ini memang sama-sama dikenal sebagai tipe burung  kelangenan.

Di masa lalu, cucakrawa dan perkutut sering dijadikan simbol status sosial bagi pemiliknya. Ocehan atau kicauan cucakrawa yang merdu, dengan volume suara yang keras mendayu, sehingga terdengar dari jarak cukup jauh, menimbulkan kebanggan tersendiri bagi pemiliknya, sekaligus menyenangkan bagi siapapun yang mendengarnya.

Burung cucakrawa

Cucakrawa, burung kelangenan sepanjang masa.

Sayangnya burung cucakrawa (Pynonotus zeylanicus) sudah hampir punah di habitatnya, karena ulah manusia yang serakah dan tak pernah merasa cukup untuk menangkapinya karena alasan ekonomi, terutama lantaran harga jualnya yang tinggi.

Apabila perburuan atau penangkapan cucakrawa di alam liar tidak segera dihentikan, bukan tidak mungkin anak-cucu kita nanti hanya bisa mengenalnya melalui gambar saja, atau mendengar suara merdunya hanya melalui CD, flash disk, MP3, atau youtube. Jangan sampai anak-cucu kita kelak harus ke negeri tetangga seperti Malaysia, hanya untuk melihat kehidupan burung cucakrawa di alam liar.

Oleh karena itu, yuk kita dorong bersama-sama kemunculan para penangkar, peternak, atau breeder burung cucakrawa. GRD Bird Farm Balikpapan sudah memulainya sejak tahun 2008, bahkan saat ini aktif membina para penangkar pemula dan / atau calon penangkar, dengan menyediakan calon indukan pasangan alami (CIPA).

Konsumen tinggal memasukkan pasangan induk cucakrawa ke dalam kandang ternak yang sudah disiapkan. Selain itu, GRD Bird Farm juga menyediakan produk-produk anakan cucakrawa umur 2 bulan, semuanya hasil penangkaran, sehingga kita tak perlu lagi membeli cucakrawa hasil tangkapan hutan.

Dari hobi menjadi penangkar: Mengapa tidak?

Hobi merupakan salah satu media untuk memperoleh kesenangan atas sesuatu yang kita cintai. Hobi sangat beragam. Ada yang menyukai benda-benda tak bernyawa, seperti motor gede, sepeda onthel kuno, mengoleksi perangko, dan sebagainya. Ada juga yang menyukai makhluk bernyawa, misalnya aneka reptil eksotik, landak mini, unggas hias, hingga burung berkicau termasuk cucakrawa.

Hobi mestinya diposisikan sebagai penyelia dan pendukung aktifitas utama seperti bekerja, merawat anak-anak, menyenangkan suami atau istri, dan sebagainya. Jadi jalankan saja hobi tanpa beban, sehingga kita dapat memperoleh kegembiraan / rasa senang, mengurangi kepenatan hidup, bahkan bisa menyegarkan fikiran dan mencegah stres.

Uniknya, tidak sedikit pengobi burung yang justru diperbudak oleh hobinya sendiri. Sebagai contoh, kita mungkin tidak pernah memandikan anak kita sendiri dengan berbagai alasan. Tetapi demi hobi, kita setiap pagi dan sore selalu memandikan burung piaraan baik dalam keramba mandi maupun dengan cara mandi semprot. Ketika anak minta dibelikan laptop untuk mendukung pendidikannya, kita mungkin meminta si anak bersabar 1-2 bulan ke depan. Tetapi untuk membeli burung berharga mahal, jauh lebih mahal daripada laptop, hari ini juga kita bisa merealisasinya. Aneh kan? Tetapi itu nyata lho, he.. he.. he…

Para penghobi berat terkadang tidak memikirkan murah dan mahal harga burung, juga biaya untuk perawatan sehari-hari. Sampai-sampai kita rela berbohong kepada keluarga, kepada suami / istri, demi kepuasan batin dan tersalurnya hobi kita.

Akhirnya muncul dalam benak kita saat merenungkan hobi kita sendiri “Ternyata hoby itu mahal (???)”. Mengapa kita mau diperbudak oleh hobi? Mengapa hobi membuat pengeluaran rutin makin bertambah?. Kita sulit menabung karena tuntutan hobi yang membutuhkan biaya tinggi. Sangkarnya pun, kalau bisa, jangan sampai kalah dengan kicaumania lainnya.

penangkaran burung cucakrawa

Dari berbagai perenungan itulah, GRD Bird Farm ingin membalikkan posisi hobi burung kicauan yang cenderung berbiaya tinggi, menjadi hobi yang justru bisa mendatangkan uang. Ya, alihkan saja hobi Anda yang hanya merawat dan / atau melombakan burung cucakrawa, menjadi hobi plus-plus, yaitu menjadi seorang penangkar burung cucakrawa. Anda tetap bisa menjalankan hobi, tetapi mendapat pula keuntungan secara finansial.

Kalau GRD Bird Farm menyarankan hal itu, tentu karena berdasarkan pengalaman pribadi Om Sutoto selaku pemilik pusat penangkaran burung cucakrawa terbesar di Kalimantan Timur ini. Om Sutoto dulu aktif ke lapangan lomba, namun sejak 2008 mendirikan GRD Bird Farm dan makin eksis hingga sekarang.

Apa sih yang dimaksud dengan penangkaran?

Penangkaran merupakan upaya, aktivitas, atau kegiatan pengembangbiakan flora dan fauna dengan tetap mempertahankan kemurnian galurnya. Dalam pengembangbiakan fauna atau satwa, terutama burung kicauan seperti cucakrawa, diperlukan sejumlah prasyarat tetapi semua itu dapat dilakukan oleh siapapun yang mau bersungguh-sungguh.

Prasyarat yang dimaksud adalah keuletan, kesabaran, ketelatenan, dan tidak mudah putus asa. Tidak hanya itu, diperlukan juga kemauan untuk terus belajar dan belajar mengenai ilmu breeding, bahkan kalau perlu memahami masalah genetika (meski hanya sekilas).

Cara belajar ilmu breeding sangat bervariasi, bisa melalui buku yang terkait dengan peternakan atau penangkaran burung, mengikuti seminar-seminar, tidak malu bertanya kepada peternak yang sudah berhasil / sukses, dan sebagainya.

Bahkan Anda pun dapat mengikuti perkembangan terkini mengenai seluk-beluk penangkaran burung cucakrawa melalui media online, seperti omkicau.com atau cucakrawagrd.com, yang menyediakan pula ruang konsultasi secara online.

Beternak burung cucakrawa memang tidak segampang beternak jenis burung kicauan lainnya. Sebab burung cucakrawa memiliki karakter atau sifat yang sangat-sangat peka, sensitif, dan mudah stres ketika menghadapi perubahan sekecil apapun pada lingkungan di sekitarnya.

Langkah-langkah keberhasilan dalam penangkaran cucakrawa adalah menguasai teknik penangkaran secara baik dan benar, sehingga bia menghasilkan produk hasil pebangkaran yang berkualitas baik pula. Dengan penuh ketekunan, dan keinginan untuk terus belajar dan belajar, Anda pun suatu saat nanti bisa menjadi seorang penangkar burung cucakrawa yang sukses.

Jika Anda memang berminat menjadi penangkar burung cucakrawa, silakan ikuti tips dan seluk-beluk penangkaran yang akan diajarkan GRD Bird Farm berikut ini. Silakan klik tautan di bawah ini, sesuai dengan materi yang dikehendaki. Tetapi lebih dianjurkan untuk mempelajarinya secara runtut, mulai dari poin 1 hingga poin 5.

1. Pengalaman adalah guru terbaik

2. Sarana penangkaran

3. Pakan dan extra fooding (EF)

4. Penjodohan cucakrawa

5. Perawatan anakan cucakrawa pascapanen

Semoga bermanfaat.

Salam klang-kling-klunggg…

1 2 3 4 5 6