Home » Archives by category » Slider

Pantau indukan melalui kamera CCTV dan layar monitor

Pantau indukan melalui kamera CCTV dan layar monitor

Sejak berdiri tahun 2008, GRD Bird Farm terus berupaya memanfaatkan kemajuan teknologi. Salah satunya adalah metode pemantauan indukan dalam kandang penangkaran melalui kamera CCTV, yang terhubung dengan layar monitor. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan indukan dalam menjalankan tugas reproduksinya.

Ketelatenan perawatan menjadi kata kunci

Ketelatenan perawatan menjadi kata kunci

Untuk menghasilkan burung berkualitas, termasuk cucakrawa lomba, perawatan sejak dini dan ketelatenan perawatan menjadi kata kunci. Hal inilah yang dilakukan GRD Bird Farm Balikpapan, sebelum burung diserahkan kepada pembeli atau pelanggan.

GRD Bird Farm hasilkan cucakrawa berkualitas

GRD Bird Farm hasilkan cucakrawa berkualitas

Untuk menjaga kepercayaan pelanggan selama ini, GRD Bird Farm terus berusaha menghasilkan cucakrawa berkualitas. Hal ini dimulai dari rancang bangun kandang, peningkatan kualitas reproduksi indukan, perawatan anakan (piyikan) sejak muda, hingga perawatan anak burung hingga berusia 40 – 45 hari.

Inkubator untuk piyik yang baru menetas

Inkubator untuk piyik yang baru menetas

Untuk meningkatkan produktivitas indukan, sekaligus menjamin kualitas piyik / anakan  burung cucakrawa, GRD Bird Farm menggunakan metode handfeeding (pelolohan) sejak menetas.

GRD Bird Farm: Pusat Penangkaran Burung Cucakrawa di Balikpapan

GRD Bird Farm: Pusat Penangkaran Burung Cucakrawa di Balikpapan

GRD Bird Farm merupakan pusat penangkaran burung cucakrawa di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Yuk, mampir ke Balikpapan !

Yuk, mampir ke Balikpapan !

Balikpapan merupakan salah satu kota di Kalimantan Timur, dengan jumlah penduduk sekitar 637.488 jiwa, atau sekitar 18 % dari total penduduk Kaltim. Balikpapan disebut-sebut sebagai kota dengan biaya hidup termahal di Indonesia. Semboyan kota yang terus digelorakan masyarakat Balikpapan adalah “Gawi Manuntung Waja Sampai Kaputing” (bahasa Banjar), yang artinya kurang lebih: jika memulai suatu pekerjaan […]